Checklist ibadah harian mengikuti itinerary dan daftar perlengkapan jamaah pria. Centang langsung dari HP selama perjalanan.
Memuat…
Masuk dengan Google agar centanganmu tersimpan di akun dan sinkron antar perangkat.
WIB = waktu Jakarta (UTC+7), WST = waktu Saudi/Doha (UTC+3). Jadwal bisa berubah mengikuti arahan travel.
Madinah
Hari 1–4 · Kota hijrah Nabi ﷺ
Masjid Nabawi
Hari 1–4
Dibangun Nabi ﷺ tahun 1 H (622 M), tak lama setelah hijrah, di atas tanah yang dibeli dari dua anak yatim, Sahl dan Suhail.
Bangunan awalnya sederhana: dinding bata tanah liat, tiang batang kurma, atap pelepah kurma.
Di sisinya ada Ash-Shuffah, tempat tinggal sahabat miskin yang belajar langsung dari Nabi, termasuk Abu Hurairah.
Kubah Hijau berdiri di atas makam Nabi, yang dulu kamar Aisyah. Kubah pertama dibangun tahun 1279 (masa Mamluk) dan dicat hijau pada masa Utsmani abad ke-19. Abu Bakar dan Umar dimakamkan di sampingnya.
Raudhah
Hari 2
Area antara mimbar dan rumah Nabi. Nabi bersabda tempat ini salah satu taman dari taman-taman surga.
Ditandai karpet hijau, berbeda dengan karpet merah di bagian masjid lainnya.
Makam Baqi'
Hari 2–3
Pemakaman utama Madinah sejak zaman Nabi. Diperkirakan ribuan sahabat dimakamkan di sini.
Di antaranya Utsman bin Affan, sebagian besar istri Nabi, Ibrahim putra Nabi, dan Hasan bin Ali. Menurut banyak riwayat, Fatimah juga dimakamkan di sini.
Masjid Quba
Hari 3
Masjid pertama dalam sejarah Islam, dibangun saat Nabi singgah di Quba dalam perjalanan hijrah, sebelum masuk Madinah.
Nabi rutin mengunjunginya, biasanya setiap hari Sabtu.
QS At-Taubah: 108
Masjid Qiblatain masjid dua kiblat
Hari 3
Tempat turunnya perintah memindahkan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah pada tahun 2 H.
Perintah datang ketika shalat sedang berlangsung, sehingga jamaah berbalik arah di tengah shalat.
QS Al-Baqarah: 144
Jabal Uhud
Hari 3
Lokasi Perang Uhud tahun 3 H. Pasukan pemanah di bukit Rumat meninggalkan pos karena mengira perang usai, lalu pasukan Quraisy di bawah Khalid bin Walid (saat itu belum masuk Islam) menyerang dari belakang.
Sekitar 70 sahabat syahid, termasuk Hamzah, paman Nabi. Makam para syuhada ada di kaki gunung.
Nabi bersabda: "Uhud adalah gunung yang mencintai kita dan kita mencintainya."
Bir Ali Dzulhulaifah
Hari 4
Miqat bagi yang berangkat dari Madinah, ditetapkan langsung oleh Nabi.
Nabi berihram di sini saat haji wada'. Masjidnya disebut Masjid Syajarah (masjid pohon), karena Nabi dulu singgah di bawah sebuah pohon.
Masjidil Haram
Hari 4–8 · Pusat ibadah umrah
Ka'bah
Hari 4–8
Dibangun Nabi Ibrahim dan Ismail.
Saat Nabi Muhammad berusia sekitar 35 tahun, Quraisy merenovasinya dan berselisih soal siapa yang meletakkan Hajar Aswad. Nabi menaruh batu itu di atas kain, lalu setiap kepala suku mengangkat ujung kainnya bersama-sama.
Kiswah (kain penutup Ka'bah) diganti setiap tahun.
QS Al-Baqarah: 127
Hajar Aswad
Hari 4–8
Batu yang diletakkan Nabi Ibrahim di sudut Ka'bah, titik awal dan akhir setiap putaran tawaf.
Tahun 930 M dicuri kelompok Qaramithah dan baru dikembalikan sekitar 20 tahun kemudian. Kini batunya tidak utuh dan pecahannya dibingkai perak.
Hijr Ismail
Hari 5 & 7
Bangunan setengah lingkaran di sisi Ka'bah yang sebenarnya bagian dari Ka'bah.
Saat renovasi, Quraisy kekurangan dana dari harta halal sehingga bagian ini tidak ikut dibangun beratap. Shalat di dalamnya sama dengan shalat di dalam Ka'bah, dan tawaf harus di luarnya.
Maqam Ibrahim
Hari 4–8
Batu pijakan Nabi Ibrahim saat membangun Ka'bah. Bekas telapak kakinya masih terlihat.
Kini berada di dalam kubah kaca keemasan. Shalat 2 rakaat setelah tawaf disunnahkan di belakangnya.
QS Al-Baqarah: 125
Multazam
Hari 5 & 7
Dinding Ka'bah antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah. Para sahabat biasa menempelkan dada dan berdoa di sini.
Zamzam, Shafa & Marwah
Hari 4 & 6
Siti Hajar berlari tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah mencari air untuk bayinya, Ismail, lalu Allah memancarkan mata air Zamzam. Sa'i adalah napak tilas perjuangan Hajar ini.
Sumur Zamzam sempat tertimbun berabad-abad, lalu digali kembali oleh Abdul Muthalib, kakek Nabi.
QS Al-Baqarah: 158
City tour Makkah
Hari 6 · Biasanya dilihat dari bus atau singgah sebentar
Jabal Tsur
Hari 6
Nabi dan Abu Bakar bersembunyi tiga malam di gua di puncaknya saat hijrah.
Kisah sarang laba-laba di mulut gua sangat populer, tapi riwayatnya tergolong lemah.
QS At-Taubah: 40
Jabal Nur Gua Hira
Hari 6
Tempat Nabi menyendiri (berkhalwat). Di sini turun wahyu pertama pada tahun 610 M.
QS Al-'Alaq: 1–5
Arafah & Jabal Rahmah
Hari 6
Arafah adalah tempat wukuf, puncak ibadah haji. Di wilayah ini Nabi menyampaikan khutbah haji wada'.
Kisah Adam dan Hawa bertemu kembali di Jabal Rahmah populer, tapi tidak ada dalil kuat, dan berdoa di sana tidak punya keutamaan khusus.
Muzdalifah & Mina
Hari 6
Tempat jamaah haji bermalam.
Jamarat di Mina mengenang Nabi Ibrahim melempari setan yang menggodanya agar tidak menjalankan perintah menyembelih Ismail.
Tan'im Masjid Aisyah
Hari 6
Setelah haji wada', Aisyah ingin berumrah. Nabi menyuruh saudaranya, Abdurrahman, mengantarnya ke Tan'im untuk berihram. Karena itu tempat ini menjadi miqat umrah bagi yang sudah berada di Makkah.
Ji'ranah
Hari 6
Nabi berihram umrah dari sini pada tahun 8 H, setelah Perang Hunain dan membagikan harta rampasan perang.
Ziarah ke tempat-tempat ini bukan bagian dari rukun umrah. Nilainya ada pada mengenang sejarah dan mengambil pelajaran, bukan pada ritual khusus di lokasinya seperti mengusap batu atau mengambil tanah.
Jam shalat dihitung otomatis (Umm al-Qura, atau Kemenag di Indonesia) dan bisa berbeda beberapa menit dari azan di masjid. Hari 1 dan 9 memakai lokasi HP; tanpa izin lokasi, dipakai Jeddah. Lokasi hanya disimpan di HP ini. Ikuti azan setempat. Waktu kegiatan lain mengikuti arahan muthawwif. Baris yang abu-abu di tabel berarti tidak berlaku di hari itu. Untuk Shalat Jumat dan Al-Kahfi, isi tanggal hari ke-1 agar hari Jumat terdeteksi otomatis.